bisnis modal sedikit

Minggu, 16 Februari 2014

perjalanan


           yang selama ini aku cari ternyata sebuah perjalanan yang salah dan membingunkan,aku hanya mengejar sebuah kehidupan yang hampa Tetapi tak akan terlintas olehku untuk beranjak Dari tempatku sekarang ku, walau aku tau itu salah. 
Sebuah penantian tanpa batas waktu dan sebuah pencarian yang panjang dalam hidupku terbentur atas kenyataan pahit akan kesalahan jalanku. 
Terlalu jauh untuk kembali dan memulai dari awal, tapi terlalu sesat bagiku untuk meneruskan perjalananku.
 Perih terasa saat krikil-krikil tajam menghujam keras kakiku, ………………………, teriris rasanya hati ini ketika ku dengar orang menyebut nama besar-Mu, sakit … …. … terlampau sakit, akan ketidak syukurku padaMu, akan keinginanku untuk sekedar lepas sendiri, terbang … … mengepakkan sayapku yang selama ini aku pikir begitu indah, begitu kuat, tapi …… ternyata rapuh ……, aku masih belum tahu kenapa Engkau berkehendak lain atasku, begitu bahagia dan bersyukurku atas-Mu, ketika pernah ada sebuah hati yang mengisi hidupku, pernah ada mahkluk terindah yang pernah menyentuh hariku, tidakkah Engkau tau …? Aku begitu sangat dan sangat menginginkanya, dan mencitainya lebih dari yang terpikir olehku, tapi semua itu baru aku rasakan ketika dia telah pergi meninggalkanku! Tuhan …, salahkah aku? Tiada keinginan apapun atas dirinya, telah cukup bagiku kebahagiaan, ketika dia kembali padaku dan membantu menopang langkahku. “Tuhan dalam Lumpur dosa ini, apakah Engkau masih mendengarkan doaku?”_ia

ALLAH itu ada


ALLAH itu ada,,,
Ada seorang pemuda yang lama sekolah di negeri paman Sam kembali
ketanah
air. Sesampainya dirumah ia meminta kepada orang tuanya untuk mencari
seorang Guru agama, kiai atau siapapun yang bisa menjawab 3
pertanyaannya.
Akhirnya Orang tua pemuda itu mendapatkan orang tersebut.
Pemuda: Anda siapa? Dan apakah bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan
saya?
Kyai : Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan menjawab
pertanyaan
anda
Pemuda: Anda yakin? sedang Profesor dan banyak orang pintar saja tidak
mampu
menjawab pertanyaan saya.
Kyai : Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya
Pemuda: Saya punya 3 buah pertanyaan
1. Kalau memang Tuhan itu ada, tunjukan wujud Tuhan kepada saya
2. Apakah yang dinamakan takdir
3. Kalau syetan diciptakan dari api kenapa dimasukan ke neraka yang
dibuat
dari api,tentu tidak menyakitkan buat syetan Sebab mereka memiliki
unsur
yang sama. Apakah Tuhan tidak pernah berfikir sejauh itu?
Tiba-tiba Kyai tersebut menampar pipi si Pemuda dengan keras.
Pemuda (sambil menahan sakit): Kenapa anda marah kepada saya?
Kyai : Saya tidak marah...Tamparan itu adalah jawaban saya atas 3 buah
pertanyaan yang
anda ajukan kepada saya
Pemuda: Saya sungguh-sungguh tidak mengerti
Kyai : Bagaimana rasanya tamparan saya?
Pemuda: Tentu saja saya merasakan sakit
Kyai : Jadi anda percaya bahwa sakit itu ada?
Pemuda: Ya
Kyai : Tunjukan pada saya wujud sakit itu !
Pemuda: Saya tidak bisa
Kyai : Itulah jawaban pertanyaan pertama: kita semua merasakan
keberadaan
Tuhan tanpa
mampu melihat wujudnya.

Kyai : Apakah tadi malam anda bermimpi akan
ditampar oleh saya?
Pemuda: Tidak
Kyai : Apakah pernah terpikir oleh anda akan menerima sebuah tamparan
dari
saya hari ini?
Pemuda: Tidak
Kyai : Itulah yang dinamakan Takdir
Kyai : Terbuat dari apa tangan yang saya gunakan untuk menampar anda?
Pemuda: kulit
Kyai : Terbuat dari apa pipi anda?
Pemuda: kulit
Kyai : Bagaimana rasanya tamparan saya?
Pemuda: sakit
Kyai : Walaupun Syeitan terbuat dari api dan Neraka terbuat dari
api,Jika
Tuhan
berkehendak maka Neraka akan Menjadi tempat menyakitkan untuk syeitan.

berbagai sumber ..